Baca Sekarang Jika Anak Balita Sering Mimisan Terjadi pada Buah Hati

Mimisan pada anak kecil merupakan hal yang cukup umum dan biasanya bukan merupakan gejala dari sebuah penyakit tertentu. Venomena mimisan pada balita paling sering disebabkan karena adanya luka/trauma akibat gesekan/ cakaran yang terjadi dalam lubang hidung, pukulan ke area wajah dan udara kering (bisa pada suhu dingin atau panas). Selain itu, penyebab mimisan pada balita yang lainnya adalah adanya benda asing di dalam rongga hidung, kelainan anatomi hidung, kelainan pembuluh darah atau akibat beberapa obat-obatan terntentu (obat anti-radang tetes hidung) yang tidak cocok untuk digunakan pada balita tersebut sehingga mengakibatkan mimisan..

Anak kecil lebih rentan terhadap mimisan dikarenakan struktur dan permukaan rongga hidung mereka yang lebih tipis dan masih sensitif. Oleh karena itu, Anda harus berhati-hati menjaga balita Anda.

ANAK BALITA SERING MIMISAN

Mimisan dengan jumlah darah keluar yang sedikit dan dapat berhenti dengan sendirinya dalam waktu 5 – 15 menit merupakan kategori mimisan ringan dan tidak perlu dikhawatirkan. Namun bila anak terlalu sering mengalami mimisan (setiap hari) atau ditemukan perdarahan yang banyak dan perdarahan tersebut tidak kunjung berhenti, bau tidak sedap dari darah/ ingus, demam, keluhan hidung tersumbat, pucat atau mimisan yang disertai gejala ingin pingsan, maka segera bawa dia ke dokter umum, dokter spesialis anak, atau dokter THT untuk dilakukan pemeriksaan secara mendalam. Karena mimisan dengan cirri-ciri di atas adalah gejala mimisan yang sudah menghawatirkan dan sebagai orang tua Anda harus waspada agar tidak sampai terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada balita Anda. Dengan dibawa ke dokter tentunya si balita akan mendapatkan perawatan yang cukup untuk menyembuhkan mimisannya. Disamping itu, dokter akan mengetahui penyebab mimisan tersebut sehingga apabila ada sesuatu yang menghawatirkan dapat dilakukan tindakan medis sedini mungkin.

Demikianlah pembahasan mengenai balita yang sering mimisan. Mudah-mudahan tidak terjadi pada balita Anda.