Bagaimana Jika Terjadi Edema Pada Ibu Hamil

            Edema merupakan suatu kondisi medis dimana akumulasi caira pada tubuh di luar sel (ekstraseluler) dan di luar pembuluh darah (ekstravaskular) yang menyebabkan pembengkakan yang dapat terjadi di mana saja pada tubuh. Biasanya mempengaruhi ekstrimitas seperti kaki, lutut, lengan dan tangan, tetapi juga sekitar organ lain seperti edema paru dimana penumpukan cairan memperngaruhi paru-paru, sehingga edema dapat merupakan gejala dari penyakit yang mendasari atau kondisi patologis.

            Edema dalam masa kehamilan sering diartikan sebagai kaki bengkak. Edema biasanya terjadi pada saat usia kehamilan menginjak bulan ke-5 bahkan kadang akan terus meningkat pada trimester ke-tiga. Ada beberapa faktor yang menyebakan edema pada ibu hamil seperti karena tubuh mulai memproduksi banyak cairan atau darah akibat dari perkembangan tubuh saat hamil. Membesarnya tubuh yang mengakibatkan tekanan pada pembuluh darah, mengganggu kembailnya darah ke jantung sehingga dapat mengakibatkan pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki. Adapun perubahan hormon juga dapat mengakibatkan edema pada masa hamil. Pembengkakan yang terjadi memang sering pada daerah kaki, tapi edema juga bisa saja menyerang wajah.

edema pada ibu hamil

            Edema pada ibu hamil bisa dikatakan berbahaya apabila disebabkan oleh preeclampsia, selulitis dan trombosit vena dalam. Preklamsia merupakan salah satu penyebab kaki bengkak pada masa kehamilan yang diwaspadi karena memberi resiko tinggi kepada ibu hamil dan janin. Faktor resiko menderita preeklamsia adalah penderita tekanan darah tinggi yang kronis, usia di bawah 17 atau diatas 35 tahun, diabetes, kehamilan pertama, kehamilan kembar, gangguan pembuluh darah atau riwayat keluarga preeclampsia. Tanda bahayanya adalah apabila terjadi pembengkakan tungkai dengan tekanan darah diatas 140/90 mmHg yang disertai rasa hangat, merah seta adanya nyeri perut hebat.

            Lalu bagaimana cara meminimalisir edema pada ibu hamil? Berikut adalah tipsnya

  1. Sering berisitrahat dan mengangkat kaki.
  2. Buat kaki anda nyaman seperti menambah ukuran sepatu.
  3. Mengadaptasi pakaian kusus hamil yang longgar.
  4. Hindari memakai celana ketat yang bisa membatasi pergelangan kaki.
  5. Carilah kaus kaki khusus untuk mengurangi edema.
  6. Hindari berdiri dan duduk pada jangka waktu lama.
  7. Tidur miring
  8. Olahraga ringa seperti jalan-jalan atau renang.
  9. Mengompres kaki dengan air dingin di daerah bengkak sebanyak 3 kali selama kira-kira 15020 menit.
  10. Memijat kaki secara teratur.