Ibu Hamil Jongkok? Simak Efeknya Bagi Calon Bunda Berikut ini!

Para ibu-ibu yang sedang mengandung seringkali merasa bingung ketika ingin melakukan aktifitas dengan jongkok, mereka takut terjadi apa-apa dengan janin yang ada dalam rahimnya, sebab banyak sekali mitos yang menyatakan bahwa kebanyakkan jongkok mengakibatkan kondisi janin kurang baik. Karena pernyataan itulah banyak ibu-ibu yang sedang hamil bertanya kepada berbagai pihak.

Namun tidak semua pihak mampu menjawab ketika menemukan pertanyaan apa ibu hamil boleh jongkok? ? atau amankah memakai toilet model jongkok pada saat mengandung?

Nah dalam artikel ini akan dibahas mengenai efek jongkok bagi ibu hamil, tentunya dengan berbagai sumber yang telah didapatkan. Mari kita mencari tahu efek dari ibu hamil dengan jongkok, tentunya dengan membaca artikel ini sampai selesai.

Menurut para ahli kandungan bahwa sebenarnya ibu yang sedang mengandung diperbolehkan jongkok, namun ada beberapa catatan terkait hal itu semisal, tidak boleh jongkok terlalu lama karena akan membuat janin merasa sesak karena terhimpit oleh paha yang menempel pada perut ibu ketika si ibu hamil tengah jongkok.

Posisi jongkok memang seringkali diperlukan ketika kita ingin melakukan pekerjaan rumah tangga seperti mengepel, membersihkan noda di karpet atau lantai, mencuci piring, mencuci pakaian dan pekerjaan lain yang mengharuskan dilakukan dengan jongkok.

Selain itu ada beberapa aktifitas alamiah yang mesti dilakukan dengan jongkok seperti, buang air besar, buang air kecil atau aktifitas lain dalam toilet. Kebanyakan model WC di tanah air adalah model jongkok, bahkan itu sudah menjadi mayoritas yang seringkali ditemukan di rumah warga pedesaan maupun perkotaan. Padahal ibu hamil pada masa hamil muda sampai tua akan pergi pipis ke kamar mandi dengan frekuensi tinggi, hal itu mengakibatkan mereka merasa khawatir akan terjadi hal yang kurang baik bagi janinnya.

Ibu hamil juga mengalami perubahan hormon tubuh sehingga menjadikan mereka sulit pipis, sehingga mengakibatkan ibu hamil berada di kamar kecil dalam waktu lama.

Beberapa perempuan mengandung merasa resah juga khawatir ketika menggunakan toilet model jongkok, kekhawatiran itu muncul disebabkan adanya banyak mitos atau cerita burung yang mengatakan posisi ini berbahaya bagi kesehatan ibu hamil. Namun sebaliknya posisi jongkok inilah disyarankan bahkan dianjurkan dengan sangat oleh para ahli kehamilan di dunia.

Para ahli kandungan menyatakan bahwa posisi jongkok sangat baik dan aman bagi ibu hamil karena posisi jongkok jika dikerjakan secara rutin mampu membuat otot-otot perut dan paha menjadi lebih kuat serta mudah untuk melakukan persalinan secara alami tanpa operasi cesar.

Jika dilihat dari segi kebersihan Toilet model jongkok lebih bersih juga higienis daripada toilet model duduk, karena bagian tubuh ibu hamil yang menyentuh toilet model jongkok hanya telapak kaki saja.

Selain itu latihan jongkok akan memberikan kelahiran alami yang sangat baik bagi janin, hal itu disebabkan jalan lahir bakal terbuka secara sempurna dengan menggunakan posisi jongkok.

Para peneliti kesehatan menganjurkan ibu hamil supaya latihan jongkok pada masa kehamilan untuk mendapatkan elastisitas persalinan yang baik, sehingga dapat membuka lebih lebar 30%.

Nah demikian artikel tentang ibu hamil yang jongkok, semoga ulasan ini bermanfaat, mampu memberi pencerahan bagi pembaca, khususnya bagi ibu-ibu yang sedang hamil, baik hamil muda mau pun hamil tua. Sekarang tidak perlu resah lagi sebab ternyata jongkok memiliki efek yang memudahkan bagi ibu hamil ketika melahirkan nanti.

Namun dengan catatan jangan terlalu lama jongkok.