Luar Biasa Minum Jamu Kunyit Asam untuk Ibu Menyusui

            Kunyit atau sering juga disebut dengan kunir, (Curcuma longa Linn. syn. Curcuma domestica Val.), adalah termasuk salah satu tanaman rempah-rempah dan obat asli dari wilayah Asia Tenggara. Tanaman ini kemudian mengalami penyebaran ke daerah Malaysia, Indonesia, Australia bahkan Afrika. Hampir setiap orang Indonesia dan India serta bangsa Asia umumnya pernah mengonsumsi tanaman rempah ini. Kunyit tergolong dalam kelompok jahe-jahean, Zingiberaceae. Kunyit merupakan rempah-rempah yang mempunyai banyak fungsi. Kunyit sering digunakan sebagai bumbu dalam masakan sejenis gulai, dan juga digunakan untuk memberi warna kuning pada masakan, atau sebagai pengawet, di Indonesia kunyit seirng sekali dikonsumsi sebagai jamu. Hal tersebut dikarenakan kunyit dipercaya berkhasiat untuk mendinginkan badan, membersihkan, mempengaruhi bagian perut khususnya pada lambung, merangsang, melepaskan lebihan gas di usus, menghentikan pendarahan dan mencegah penggumpalan darah.

Dibalik manfaat kunyit yang segudang tersebut ternyata ada sebagian orang yang melarang ibu menyusui untuk mengonsumsi kunyit karena dikhawatirkan akan berbahaya. Apakah benar mengonsumi jamu kunyit akan berbahaya bagi ibu menyusui? Berikut ulasannya

ibu hamil flu

Sebenarnya mengonsumsi kunyit untuk ibu menyusui boleh-boleh saja, tapi tentu tidak boleh berlebihan, karena berlebihan dalam mengonsumsi kunyit akan berdampak buruk bagi ibu menyusui. Kunyit digunakan sebagai stimulan rahim yang mendorong aliran menstruasi dan penghambat penggumpalan trombosit sehingga dapat mencegah penggumpalan darah. Apabila kunyit dikonsumsi terlalu banyak oleh ibu hamil dan menyusui, ditakutkan akan terjadi pendarahan. Ibu menyusui yang mengalami masalah terhadap lambung, sebaiknya juga tidak mengonsumsi kunyit teralu berlebihan, karena kunyit mengandung sifat pedas sehingga apabila dikonsumsi untuk jangka waktu yang lama akan mengakibatkan masalah lambung. Selain itu ketika ibu hamil ingin mengonsumsi kunyit sebaiknya ibu menyusui mengindari untuk mengonsumsi jamu adukan. Jamu adukan yang cenderung kental dan keruh akan mempengaruhi jalannya ASI sekaligus membuat air ASI keruh, yang tentunya tidak baik bagi proses menyusui.