Mau Tahu Khasiat Madu untuk Anak Balita? Langsung Ahlinya Menjawab

Madu merupakan minuman yang memiliki khasiat baik buat pertumbuhan anak balita, selain rasanya yang manis madu juga berasal dari binatang lebah, artinya madu tersebut merupakan minuman yang memiliki keaslian, turun dari langit melalui binatang lebah tersebut. Banyak kalangan yang menggunakan madu sebagai asupan bagi anak balita, untuk menambah suplemen sehingga anak balita mengalami pertumbuhan yang sangat cepat.

Pada artikel kali ini penulis akan membahas khasiat madu bagi anak balita, bagi ibu-ibu yang memerlukan informasi mengenai khasiat madu silahkan simak artikel ini sampai selesai.

KHASIAT MADU BALITA

Memberi makan pada anak balita merupakan upaya yang tidak mudah, banyak sekali balita yang susah makan, bahkan berkali ibu membujuknya si balita tetap tidak mau makan. Bila berhadapan dengan masalah ini ibu seringkali kualahan mengatasinya, bahkan tak jarang ibu-ibu mengalami stress karena anaknya sulit makan.

Namun pada akhirnya hasil penelitian Y.Wadodo, peneliti pada pusat penelitian dan pengembangan gizi di bogor ini, telah membawa kabar gembira bagi orang tua yang memiliki anak balita yang memiliki kendala susah makan. Dalam hasil penelitiannya ia melaporkan bahwa pemberian madu secara teratur setiap hari dapat menurunkan tingkat morbiditas (panas dan pilek) juga memperbaiki nafsu makan anak balita.

Hasil penelitian menunjukkan, tingkat morbiditas terhadap panas dan pilek kelompok madu (sebagai sampel ) menurun, nafsu makan meningkat, porsi dan frekuensi makan bertambah, sehingga konsumsi energi dan protein mereka juga meningkat dibandingkan kelompok sirup (sebagai kontrol)

Penelitian tersebut telah menghasilkan dua kesimpulan yakni:

Pertama  : madu merupakan makanan yang kaya gizi sedangkan gula hanya mengandung   energi/ kalorii.

Kedua    : madu ternyata juga mengandung senyawa yang bersifat antibiotik

Kandungan gizi utama madu

Madu adalah aneka senyawa karbohidrat seperti gula fruktosa (41%), glukosa ( 35% ), sukrosa ( 1,9% ) dan dekstrin ( 1,5% ) karbohidrat madu juga ikut serta menambah pasokan sebagian energi yang diperlukan oleh si balita.

Kadar protein dalam madu relatif kecil, sekitar 2,6%. Namun kandungan asam amino cukup beranekaragam, baik asam amino ensesial maupun non esensial. Asam amino tersebut turut pula memasok sebagian keperluan protein tubuh balita. vitamin yang terdapat dalam madu antara lain sebagai berikut:

vitamin B1, B2, B3, B6, dan vitamin C.

KHASIAT MADU ANAK BALITA

Sementara mineral yang terkandung dalam madu antara lain sebagai berikut:

kalium, natrium, kalsium, magnesium, besi, tembaga, fosfor dan sulfit. Meski jumlahnya relative sedikit, namun mineral madu merupakan mineral ideal bagi tubuh manusia karena jumlah mineral madu yang seimbang sehingga mendekati bagian yang terdapat pada darah manusia.

Selain itu hasil penelitian juga menunjukkan, bahwa madu mengandung pertumbuhan. Dilaporkan pula bahwa stek batang pohon yang dicelupkan dalam madu akan mengalami kemajuan yang tinggi cepat berakar dan tumbuh lebih baik dibandingkan dengan stek yang ditanam tanpa bantuan madu. Madu juga mengandung zat antibiotik, kandungan ini merupakan salah satu keunikan dari madu tersebut.

Penelitian Peter. C. Molan (1992) penelitian dari Departemen of Biologikal Seinces, University of Waikoto, di Hamilton Selandia Baru membuktikan, bahwa madu mengandung zat antibiotik yang aktif melawan serangan berbagai patogen penyebab penyakit.

Takaran dalam mengkonsumsi Madu untuk mendapatkan manfaat kesehatan dari madu cairan manis yang menjadi cadangan makanan koloni lebah ini, konsumsinya harus secara teratur. Dalam penelitian Widodo tersebut balita sampel diberi madu sebanyak 20gram setiap hari.

KHASIAT MADU UNTUK ANAK BALITA

Madu tersebut tidak dianjurkan untuk bayi usia 0-4 bulan, karena makanan pertama dan utama untuk mereka adalah air susu ibu ( ASI ) setelah usia 4 bulan baru diperbolehkan diberi madu sering pemberian makanan tambahan sesuai anjuran.

Menurut Muhilal, 2-3 sendok makan madu dua kali sehari sudah cukup memadai  untuk menjaga stamina dan kesehatan tubuh, namun untuk pengobatan dan penyembuhan,madu lebih baik dikonsumsi dalam bentuk larutan dengan air karena akan mudah penyerapannya di dalam tubuh. Madu tersebut sebaiknya dikonsumsi dua jam sebelum makan atau tiga jam sesudah makan.

Demikian ulasan mengenai khasiat madu bagi anak balita, nah bagi ibu-ibu yang memiliki anak balita dapat menggunakan madu sebagai penambah suplemen untuk kekebalan tubuh, perkembangan, pertumbuhan, juga sebagai obat ketika panas atau pun pilek.

Namun dengan catatan, jangan berlebihan dalam mengkonsumsi, karena sesuatu yang berlebihan tentu tidak membawa efek yang baik.