Tips Sederhana Teknik Penulisan Karya Ilmiah yang Mudah Dipraktekkan

            Tahukah Anda apa yang dimaksud dengan karya ilmiah? Karya ilmiah berarti kerja atau hasil kerja berdasarkan ilmu atau kerja yang bersifat ilmu. Ilmu merupakan pengetahuan yang diperoleh berdasarkan metode-metode ilmiah. Metode ilmiah dilakukan untuk mendapatkan kebenaran ilmiah. Oleh karena itu, karya ilmiah harus berisi kebenaran ilmiah. Jadi, karya ilmiah adalah karya yang disusun dengan menggunakan metode ilmiah untuk mendapatkan kebenaran ilmiah. Lalu bagaimana sih sebenarnya teknik penulisan kaya ilmiah? Yuk simak

  1. Tahap Persiapan
  2. Pemilihan Topik/ Masalah untuk Karya Ilmiah

            Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan pada saat menentukan topik untuk karya ilmiah. Dalam penulisannya harus mengikuti kaidah kebenaran isi, metode kajian, serta tata cara penulisannya yang bersifat keilmuan. Salah satu cara untuk memenuhi kaidah tersebut adalah dengan melakukan pemilihan topik yang jelas dan spesifik. Pemilihan untuk karya tulis ilmiah dapat dilakukan dengan cara: a. Merumuskan tujuan b. Menentukan Topik c. Menelusuri Topik

Penulisan Karya Ilmiah

  1. Mengidentifikasi Pembaca Karya Ilmiah

            Kewajiban seorang penulis karya ilmiah adalah memuaskan kebutuhan pembacanya akan informasi, yaitu dengan cara menyampaikan pesan yang ditulisnya agar mudah dipahami oleh pembacanya. Sebelum menulis, kita harus mengidentifikasi siapa kira-kira yang akan membaca tulisan kita. Hal tersebut perlu dipertimbangkan pada saat kita menulis karya tulis ilmiah agar tulisan kita tepat sasaran.

Teknik Penulisan Karya Ilmiah

  1. Menentukan Cakupan Isi Materi Karya Ilmiah

            Cakupan materi adalah jenis dan jumlah informasi yang akan disajikan di dalam tulisan.

  1. Pengumpulan Informasi Untuk Karya Ilmiah

                 Pengumpulan informasi dapat dilakukan dengn memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber data, informasi, dan dahan untuk tulisan, sumber informasi juga dapat dilakukan dengan melakukan wawancara.

  1. Tahap Proses Penulisan

                 Tahap Penulisan merupakan perwujudan tahap persiapan ditambah dengan pembahasan yang dilakukan selama dan setelah penulisan selesai. Adapun tahap proses penulisan adalah dengan melakukan tahapan pra penulisan dengan memperhatikan pemilihan dan pembatasan topik, merumuskan tujuan, mempertimbangkan bentuk karangan, mempertimbangkan pembaca, mengumpulkan data pendukung, merumuskan judul, merumuskan tesis, penyusunan ide dalam bentuk karangan atau outline.

karya ilmiah

                 Setelah tahap pra penulisan dilakukan, yang harus dilakukan selanjutnya adalah pemilihan topik kemudian berlanjut pada tahap penulisan draf, setelah itu masuk ke tahap revisi dengan cara memperbaiki ide-ide dalam karangan, berfokus pada penambahan, pengurangan, penghilangan, penataan isi sesuai dengan kebutuhan pembaca.

                 Setelah tahap revisi dilakukan yang harus dilakukan adalah melakukan penyuntingan dengan memperbaiki perubahan-perubahan aspek mekanik karangan, memperbaiki karangan pada aspek kebahasaan dan kesalahan mekanik yang lain seperti huruf kapital, ejaan, struktur kalimat, tanda baca, istilah, kosakata, format karangan. Seteah revisi dilakukan selanjtnya tinggal melakukan publikasi.

  1. Tapap Evaluasi.

                      Tahap terakhir yaitu verifikasi atau evaluasi, apa yang dituliskan sebagai hasil dari tahap iluminasi itu diperiksa kembali, diseleksi, dan disusun sesuai dengan fokus tulisan. Mungkin ada bagian yang tidak perlu dituliskan, atau ada hal-hal yang perlu ditambahkan, dan lain-lain. Mungkin juga ada bagian yang mengandung hal-hal yang peka, sehingga perlu dipilih kata-kata atau kalimat yang lebih sesuai, tanpa menghilangkan esensinya

         Demikian artikel tentang teknik menulis karya ilmiah. Bagaimana, sudah paham kan? Semoga bermanfaat dan menambah ilmu bagi para pembaca.