Wajib Tahu, Panduan Flek Pada Ibu Hamil Lengkap Detail Ini

Seringkali ibu hamil merasa khawatir ketika sedang mengandung tiba-tiba ada flek, khususnya bagi perempuan yang baru pertama kali hamil. Tentu ketika menghadapi realita semacam itu sangat ketakutan, berbagai macam pikiran yang tidak-tidak terus menghantui. Flek pada Ibu Hamil ini lebih jelas akan dibahas disini.

Nah dalam artikel ini akan sedikit diulas mengenai flak bagi ibu hamil, yang meliputi penyebab flak pada ibu hamil, bahaya flak terhadap ibu hamil dan flak yang tidak membahayakan.

Mari kita simak artikel ini dengan saksama.

Apa Penyebab Flek Saat Hamil Muda? Pertanyaan inilah yang selalu muncul dalam benak ibu hamil, khususnya bagi perempuan muda yang baru pertama kali mengandung.

Nah untuk menjawab atas beberapa pertanyaan itu mari kita temukan jawabannya!

Flek Pada Ibu Hamil

Penyebab Flek Saat Hamil Muda:

Terjadinya flek saat hamil muda memang terkadang membuat ibu hamil merasa khawatir, padahal hal tersebut tidak selalu berbahaya. Flek atau pendarahan ringan terkadang terjadi pada kehamilan muda sehingga hal tersebut merupakan sebagai sesuatu yang wajar, meski pun tidak selalu terjadi pada mereka. Flek juga dapat merupakan sesuatu yang tidak berbahaya, namun jika flek tersebut menjadi pendarahan dan berlangsung lama atau terus-menerus, maka hal itu perlu diwaspadai.

Sebuah kabar bahagia bagi pasangan suami istri yang baru mendapati bahwa sebentar lagi akan memiliki buah hati, mungkin mereka merasa kekhawatiran yang sangat tinggi karena terjadinya flek saat hamil muda. Hamil muda atau kehamilan trimester pertama merupakan fase yang rawan, 66% hingga 75% keguguran seringkali terjadi pada fase ini, sehingga masa kehamilan ini harus diperhatikan dengan sungguh-sungguh. Flek yang parah atau pendarahan yang terus-menerus dapat menyebabkan keguguran, jika Anda mengalami hal ini, segera periksakan ke dokter kandungan. Sementara untuk flek yang berupa bercak, sebaiknya tetap diperhatikan, perlu diwaspadai meskipun menurut informasi tidak berbahaya.

Lalu apa penyebab munculnya flek darah ketika hamil? Apa dampaknya bagi ibu hamil juga kandungannya? Flek Saat Hamil Muda? Pertanda Apakah Itu?

Ya, pertanyaan semacam ini memang kerapkali muncul khususnya dari perempuan-perempuan muda yang baru pertama kali hamil, apalagi bagi mereka yang tinggal di pedesaan jauh ketika ingin berkonsultasi ke dokter kandungan.

Melalui artikel ini akan mencoba membantu menguraikan jawaban pertanyaan-pertanyaan yang sering terlontarkan dari mereka ibu-ibu hamil muda.

Flek darah yang berwarna kecoklatan memang sering terjadi pada masa hamil muda (trimester pertama kehamilan). Peristiwa ini ditandai dengan pendarahan yang ringan namun fenomena ini tidak membahayakan bagi ibu hamil. Bahkan faktanya ada 20% perempuan hamil muda yang mengalami flek tersebut. Selama flek masih berada dalam jumlah normal/terbatas, Maka anda tidak perlu khawatir. Jika flek berlangsung lebih dari 1 hari, maka perlu diwaspadai sebaiknya diperiksakan ke dokter untuk memastikan bahwa kandungannya baik-baik saja. Hal yang paling buruk adalah apabila terjadi flek yang parah atau pendarahan yang disertai rasa nyeri pada bagian perut atau pun dinding rahim, jika hal ini terjadi, maka anda harus segera mendapatkan penanganan di rumah sakit.

Flek yang biasanya terjadi adalah flek tanda kehamilan, yaitu disebabkan adanya proses implantasi, atau penanaman embrio ke dinding rahim. Pada kebanyakan orang, darah penyebab implantasi ini tidak akan menjadi flek dan keluar serta membekas di celana, meskipun tetap terjadi sedikit pendarahan juga di dalam tubuh.

Penyebab flek saat hamil muda lainnya adalah adanya hasil konsepsi atau fertilisasi yang kurang sempurna. Tidak ada cara yang mudah untuk mengetahui penyebab flek yang satu ini, disinilah pentingnya memeriksakan kandungan secara teratur. Perlu pemeriksaan dokter untuk menentukan bagaimana perkembangan embrio normal atau tidaknya.

Selain itu penyebab flek adalah disebabkan adanya perubahan hormon saat terjadi kehamilan. Hal itu terjadi penyesuaian kondisi tubuh yang diperlukan untuk mendukung proses kehamilan, sehingga tubuh menghasilkan hormone yang baru. Pada umumnya flek yang ditimbulkan tidak berbahaya.

Flek saat hamil muda dapat juga disebabkan oleh terjadinya infeksi pada area sekitar mulut rahim, daerah yang sensitif ini juga mudah terjadi peradangan. Selain itu juga bisa disebabkan karena melakukan hubungan saat terjadi kehamilan. Mulut rahim yang menjadi lebih lunak selama kehamilan karena mudah tergores juga luka yang akan menyebabkan terjadi pendarahan ringan.

Flek yang terjadi selama masa kehamilan berbeda-beda penyebabnya pada tiap-tiap individu. Bahkan kelelahan diduga dapat juga menyebabkan terjadinya flek, oleh karena itu sangat disarankan bagi ibu hamil muda untuk selalu jaga kondisi tubuh selama kehamilan. Yang perlu diperhatikan saat terjadi flek adalah kondisi flek itu sendiri, jika itu flek ringan, maka anda tidak

perlu terlalu khawatir. Stres selama kehamilanjuga membawa efek yang tidak baik bagi tubuh serta perkembangan janin. Maka dari itu janganlah sungkan-sungkan untuk berkonsultasi perihal kehamilannya,selalu periksakan kandungan secara rutin ke dokter untuk mengetahui kesehatan calon buah hati Anda.

Setelah mengetahui berbagai hal mengenai flek saat hamil muda, lantas seperti apa kondisi flek yang membahayakan kehamilan?

Pertanda Flek yang Berbahaya untuk Kandungan:

Ada beberapa wujud flek saat hamil muda yang perlu diwaspadai. Ada 3 hal yang perlu menjadi perhatian saat terjadi flek:

pertama adalah jangka waktu atau lamanya flek terjadi.

Kedua adalah seberapa banyak darah yang keluar, apakah hanya berupa bercak darah saja atau banyak keluar darah.

Yang terakhir adalah kondisi tubuh atau gejala yang menyertai terjadinya flek tersebut, apakah tubuh Anda merasa baik-baik saja, atau merasa kesakitan.

Wujud flek yang berbahaya dari 3 hal di atas adalah jika jumlah darah yang keluar sedikit tetapi berlangsung lama, jika lebih dari sehari sebaiknya periksakan ke dokter. Kondisi ini dapat disebabkan karena implantasi atau penempelan embrio pada dinding rahim yang tidak pada posisinya. Lalu bisa juga disebabkan adanya kelainan darah, mungkin karena perbedaan rhesus atau lainnya.

Kondisi flek saat hamil muda yang berbahaya selanjutnya adalah ketika mengeluarkan flak dalam jumlah darah yang keluar banyak atau bahkan disertai rasa nyeri dan kontraksi yang luar biasa, meskipun dalam jangka waktu pendek, tidak sampai sehari,, namun itu sangat berbahaya. Jika kondisi itu terjadi pada anda, maka segera ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Kondisi flek yang semacam itu bisa disebabkan adanya terjadinya keguguran.

Pendarahan yang disertai rasa nyeri yang merupakan pertanda terjadi keguguran mungkin disebabkan gagal berkembangnya embrio, yang akan diketahui setelah dilakukan pemeriksaan USG. Keadaan ini lebih dikenal dengan nama blighted ovum. Dikenal juga dengan nama anembryonic atau di Indonesia disebut kehamilan kosong,

pada kehamilan ini sebenarnya plasenta atau kantung ketuban telah terbentuk, hanya saja embrio tidak tumbuh semestinya.

Selain peristiwa blighted ovum, penyebab lain keluarnya flek atau perdarahan dengan jumlah darah yang banyak adalah karena sel telur yang sudah dibuahi, namun justru menempel di bagian luar rahim. Hal ini tentu mengakibatkan sel telur tidak akan berkembang dan bisa mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa bagi ibu hamil. Selain itu, flek saat hamil muda juga dapat terjadi karena terjadinya hamil anggur atau hamil mola, sama dengan sebelumnya, pada kondisi ini embrio gagal berkembang.

Nah dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa flak pada ibu hamil tidak selalu berbahaya, namun tergantung pada jenis flak yang keluar. Oleh karena itulah bagi ibu yang sedang hamil apabila mengalami flak ketika hamil muda sebaiknya hadapi dengan penuh pemahaman, jangan stress karena stress mengakibatkan kondisi kehamilan menjadi kurang baik.

Demikian artikel tentang flak pada ibu hamil. Semoga bermanfaat, jangan lupa jaga kandungan anda dengan sebaik-baiknya.